Malam Budaya : Taste of Freedom

Tanggal 23 Februari 2008, adalah salah satu Malam terbaik dalam sepanjang sejarah berdirinya SMA Kolese De Britto Yogyakarta. Sungguh suatu sukses yang besar bagi semua civitas DeBritto (tidak hanya panitia atau guru, tapi semuanya). Saya tidak akan pernah melupakan rangakaiana acara yang ada walaupun saya tidak menonton semua acara. Acara yang dipadati 2.500 orang ini benar-benar luar biasa. De Britto bisa menunjukkan dan menyalurkan ekspresi kreatifitas secaraluar biasa. D’Cinnamons sebagai bintang tamu pada MalamBudaya pertama ini tampil luar biasa (Jempol Deh). Malam Budaya ditutup dengan lagu “selamanya cinta” dari D’Cinnamon’s plus Fireworks Api. Yang menjadi perhatian adalah di saat terakhir kembang api, ada satu kembang api yang meledak cepat, sehingga membahayakan penonton. Kuping saja hampir budek dibuatnya.
Sabagai salah satu dari 100 panitia yang tergabung dalam kepanitiaan, saya sangatlah bangga bisa turut membuat sebuah acara Malam Budaya yang dibilang fresh daripada yang lain. Malam Budaya tidak sama dengan kebanyakan(hampir semua) pensi-pensi SMA yang hadir di kancah perkotaan Jogja. Selain menampilkan Musik dengan IndieFEST band, acara Malam Budaya menyuguhkan banyak acara lain seperti Bazaar, Grafitti Art performance, Dance, Cheers, Karawtitan!, Body Painting. Sungguh suatu usaha merefleksikan bahwa kita hidup di dunia, di Indonesia, di Jogja ini.
Jujur, tidak semua civitas DeBritto mendukung acara ini, ada yang mencaci, mengancam boikot) dengan banyak faktor, ada yang tidak suka dengan D’Cinnamons, ada yang bingung “Mana Budayanya? masa DJ itu budaya, street art Budaya?. Sebagai seorang pribadi seorang DeBritto, saya ingin mengungkapkan kepada anak JB yang membaca tulisan ini, “Jangan bisanya cuma ngomong ini itu, tapi tidak mau ikut terlibat, mau enaknya aja, coba kalau temen-temen sebagai panitia, kemudian dikatain dicaci diomongin yang nggak enak sakenake udele, sakit khan, nggak terima khan, ada caranya sendiri protes”.
Bwat temen-temen yang masih berkesempatan aktif dalam Malam Budaya tahun depan, ditunggu partisipasinya, samengatnya, dan aspirasi-aspirasinya. Tingkat kelas bukanlah suatu hambatan untuk sebuah tujuan membuat DeBritto lebih baik lebih berguna lebih luar biasa dan lebih dewasa.
Kalau ingin diskusi dengaku lebih lanjut, silahkan…..